Mengingat situasi saat ini, Kepolisian Dubai telah melihat penipu yang memanfaatkan perkembangan dan menyamar sebagai karyawan "Manajemen Krisis Dubai" yang mengaku berafiliasi dengan Kepolisian Dubai, dengan tujuan menyita data identitas digital (UAE Pass) dan kartu ID Emirates (EID). Polisi Dubai mengonfirmasi bahwa berbagi data ini dapat memungkinkan penipu untuk melakukan pertukaran SIM dan mengendalikan rekening bank melalui aplikasi perbankan. Polisi Dubai juga mengonfirmasi bahwa mereka tidak meminta data rahasia atau kode verifikasi apa pun melalui telepon atau pesan, dan menyerukan publik untuk tidak membagikan informasi pribadi atau perbankan mereka dengan pihak yang tidak dapat dipercaya, dan untuk segera melaporkan upaya penipuan apa pun melalui saluran resmi dengan menelepon 901 dan platform eCrime untuk laporan kejahatan dunia maya.