Kallas: "AS telah menjelaskan dengan sangat jelas bahwa mereka ingin memecah belah Eropa. Mereka tidak menyukai Uni Eropa." Diplomat top Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan ini dalam sebuah wawancara dengan Financial Times. Dia mendesak negara-negara Uni Eropa untuk tetap bersatu dan menghindari kesepakatan bilateral dengan Washington di tengah meningkatnya ketegangan setelah Donald Trump kembali ke Gedung Putih.