Maven Smart System (Project Maven Palantir yang ditingkatkan) terasa lebih menakutkan daripada teknologi militer pada umumnya karena mengubah perang menjadi sesuatu yang sangat cepat dan terpisah: 1. Kecepatan super — Ini menggabungkan data drone/satelit/sosial secara instan, menyarankan target dalam hitungan detik → menit. Operasi baru-baru ini (seperti vs. Iran) mencapai 1.000 target dalam 24 jam berkat kecepatan ini. 2. Lebih banyak pembunuhan, lebih banyak kesalahan — AI merekomendasikan lebih banyak serangan per hari. Kesalahan (salah mengidentifikasi warga sipil sebagai ancaman) berlipat ganda dengan cepat — kasus baru-baru ini termasuk serangan terhadap sekolah/anak perempuan yang menewaskan puluhan/ratusan karena panggilan AI yang buruk. 3. Manusia ditekan untuk mengatakan ya — Layar AI yang bersih dan percaya diri membuat "mogok sekarang" terasa mendesak dan mudah. Orang-orang terlalu mempercayainya (bias otomatisasi) → pemeriksaan yang kurang nyata ketika nyawa dipertaruhkan. 4. Terasa seperti permainan — Peta cantik + saran instan menurunkan penghalang emosional untuk menyetujui kematian dari jarak jauh. 5. Kekuasaan dalam beberapa tangan — AI satu perusahaan sekarang membentuk penargetan untuk AS, NATO, yang lain → risiko besar jika diretas, bias, atau salah dalam skala besar. Ini adalah mesin "merekomendasikan-membunuh" yang sangat efisien yang menghilangkan perlambatan dan perlambatan tersebut sering mencegah bencana dalam perang. Itu sebabnya para kritikus menyebutnya "Pembunuhan sebagai Layanan" atau distopia.