Pengingat Komputasi berbasis cahaya baru saja mencapai 10.000 GHz, lebih dari 100× lebih cepat dari prosesor saat ini. Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan mendemonstrasikan jenis komputasi baru menggunakan pulsa laser ultracepat alih-alih listrik. Mereka menggunakan semikonduktor 2D yang disebut tungsten disulfida, di mana cahaya mengontrol elektron "keadaan lembah" metode yang dikenal sebagai valleytronics. Dengan memanipulasi keadaan ini dengan pulsa laser femtosecond (10⁻¹⁵ detik), sistem mencapai kecepatan switching di atas 10 terahertz. Sebagai perbandingan, prosesor saat ini hanya beroperasi pada 3-5 GHz 👀 ! Ini masih merupakan eksperimen laboratorium, tetapi menunjukkan bahwa menggabungkan fotonik dengan bahan kuantum dapat memungkinkan komputer untuk berjalan ratusan hingga ribuan kali lebih cepat daripada teknologi berbasis silikon saat ini.