PANews melaporkan pada 21 Maret bahwa menurut Kantor Berita Kyodo yang dikutip oleh Jin Shi, Menteri Luar Negeri Iran Aragzi mengatakan bahwa Iran menginginkan akhir perang yang lengkap, komprehensif dan langgeng, bukan gencatan senjata sementara. Dalam sebuah wawancara telepon dengan reporter Kyodo News pada tanggal 20, Aragzi mengatakan bahwa serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran adalah tindakan agresi yang ilegal dan tidak dapat dibenarkan, dan berharap bahwa dunia akan bersatu untuk berbicara menentangnya. Beberapa negara mulai mendorong gencatan senjata, tetapi Iran hanya mempertimbangkan solusi untuk mengakhiri perang dalam satu gerakan. Alih-alih menerima gencatan senjata sementara, Iran menuntut diakhirinya perang sepenuhnya, termasuk memastikan bahwa Iran tidak lagi diserang dan mengkompensasi kerugian yang diderita Iran. Aragzi juga mengatakan dia tidak berpikir Amerika Serikat siap untuk negosiasi. Menurut laporan itu, Alagzi juga mengatakan bahwa pihaknya bermaksud untuk mengizinkan kapal-kapal yang berhubungan dengan Jepang melewati Selat Hormuz, rute transportasi energi, setelah berkonsultasi dengan pihak Jepang.
